Recents in Beach

TUGAS ARDIMAN SETYANTO (C1G121003)

Judul

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Jurnal

-

Halaman

Hal 54 - 81

Tahun

26/Mei/2022

Penulis

Ardiman Setyanto

Review

Yahfizham

Abstrak

Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian. Secara teori, komputer tidak harus digunakan didalam SIM, tetapi kenyataannya tidaklah mungkin SIM yang komplek dapat berfungsi tanpa melibatkan elemen komputer. Lebih lanjut, bahwa SIM selalu berhubungan dengan pengolahan informasi yang didasarkan pada komputer (computer-based information processing).

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini yaitu menambah wawasan penulis dan pembaca lebih dalam tentang sistem informasi manajemen dan untuk memenuhi tugas yang di berikan.

Subjek Penelitian

Sistem Informasi Manajemen

Pembahasaan         

      A.    Data

Istilah data adalah suatu istilah majemuk yang berasal dari kata datum yang berarti fakta atau bagian dari fakta yang mengandung arti yang dihubungkan dengan kenyataan, simbol-simbol, gambar-gambar, kata-kata, kalimat-kalimat, instruksi-instruksi, angka-angka, huruf-huruf, simbol-simbol, ide, konsep, kondisi, obyek, situasi dan lain-lain.

Data berdasarkan sumbernya terdiri dua yaitu data internal dan data eksternal. Sedangkan data berdasarkan jenisnya terdiri dari data kuantitatif dan data kualitatif.

 

1.      Hirarki Data

·         Elemen Data

·         Rekaman/Record

·         File

2.      Basis Data

Basis data (database) terdiri atas 2 kata, yaitu basis dan data, basis dapat diartikan sebagai gudang atau markas, sedangkan data adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu obyek. Data merupakan istilah majemuk yang berasal dari kata datum yang berarti fakta atau bagian dari fakta yang mengandung arti yang dihubungkan dengan kenyataan, simbol-simbol, gambar-gambar, kata-kata, kalimat-kalimat, instruksiinstruksi, angka-angka, huruf-huruf, simbol-simbol, ide, konsep, kondisi, suara, situasi atau kombinasinya dan lain-lain.

3.      Abstraksi Data

Abstraksi data merupakan tingkatan atau level untuk dapat melihat data dalam suatu sistem basis data. Ada tiga level abstraksi data, yaitu:

1)      level fisik (physical level),

2)      level konseptual (conceptual level),

3)      level menampilkan (view level).

4.      Komponen Basis Data

a)      Perangkat keras (hardware)

b)     Sistem operasi (operating system)

c)      Aplikasi basis data

d)     Aplikasi antarmuka pengguna (interface)

e)      Pemakai (user)

 

        B.     Sistem

1.      Klasifikasi Sistem

Menurut beberapa ahli bahwa sistem dapat diklasifikasikan kedalam beberapa bentuk pengertian sebagai berikut:

a   Sistem abstrak (abstract system), yaitu sistem berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik, misalnya seperti hubungan ibadah manusia sebagai mahkluk yang diciptakan oleh Allah SWT terhadap yang menciptakan yaitu Allah SWT sendiri, susunan acara atau program kegiatan dan lain-lain.

b.   Sistem konkrit/nyata (physical system), yaitu sistem yang ada atau kelihatan secara fisik/kasat mata, yang terdiri dari kumpulan benda, seperti misalnya mesin-mesin yang ada dipabrik-pabrik, mesin kendaraan bermotor dan lain-lain.

c.     Sistem yang tidak dibuat oleh manusia tetapi sistem yang dibuat oleh Allah SWT yang terjadi seperti kelihatan secara alamiah (natural system), contohnya tata surya atau galaxy, reproduksi manusia dan hewan dan lain-lain.

d    Sistem buatan manusia atau sistem yang dirancang oleh manusia (human made system), dimana interaksi atau hubungan antara manusia yang membuat sistem terjadi terhadap sesuatu hal atau benda, contohnya saja sistem komputer dan lain sebagainya.

e.    Sistem tertentu (deterministic system), yaitu sistem yang bekerja dengan tingkah laku atau pola-pola tertentu yang telah disiapkan sebelumnya untuk dapat melakukan suatu prediksi atau ramalan terhadap sesuatu hal. Dapat dicontohkan seperti pertumbuhan penduduk dikawasan atau daerah tertentu, listrik yang dapat dikondisikan On atau Off dan sebagainya.

f.     Sistem taktentu (probabilistic system), dimana kebalikan dari sistem tertentu yaitu sistem yang bekerja dengan tingkah laku atau polapola taktentu yang tidak dapat dilakukan suatu prediksi atau ramalan terhadap sesuatu hal, misalnya saja untuk dapat mengetahui secara pasti kapan berhentinya atau berakhirnya luapan larva atau debu panas dari suatu letusan gunung dan lain-lain.

2.      Lingkungan Sistem

Sistem dibagi menjadi tiga bagian berbeda yaitu input, proses dan output. Bagian-bagian tersebut dikelilingi oleh suatu lingkungan dan sering melibatkan suatu mekanisme umpan balik, selain itu pengambilan keputusan juga dianggap sebagai bagian dari sistem.

3.      Efektivitas dan Efisiensi sistem

·         Efektivitas adalah tingkat pencapaian tujuan, jadi efektivitas berkaitan dengan output atau hasil dari suatu sistem (misalnya penjualan total atau pendapatan per saham).

·         Efisiensi adalah ukuran pemakaian input atau segala sumber daya untuk mencapai output (misalnya berapa banyak uang yang digunakan untuk mendapatkan tingkat penjualan tertentu).

 

        C.    Informasi

1.      Dimensi Informasi

·         Relevansi. Informasi memiliki relevansi jika informasi tersebut berhubungan dengan masalah yang sedang dihadapi.

·         Akurasi. Idealnya, seluruh informasi seharusnya akurat

·         Ketepatan waktu. Informasi hendaknya tersedia untuk pengambilan keputusan sebelum situasi yang genting berkembang atau hilangnya peluang yang ada

·         Kelengkapan. Para pengguna hendaknya dapat memperoleh informasi yang menyajikan suatu gambaran lengkap atas suatu masalah tertentu atau solusinya.

 

        D.    Manajemen

George R. Terry (1997) menyatakan bahwa manajemen merupakan proses yang khusus yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya.

 

        E.     Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi adalah proses aktivitas dalam mengumpulkan, menyimpan, menganalisis dan menyebarkan informasi untuk tujuan khusus.

 

        F.     Sistem Informasi Manajemen

Konsep sistem informasi manajemen muncul setelah ditemukannya dan dirasakannya kebutuhan untuk menyediakan informasi kepada para menejer. Setelah sistem pengolahan transaksi akuntansi telah ada, banyak perusahaan besar dan menengah menggeser fokus sistemnya pada penyediaan informasi kepada menejer-menejernya untuk memecahkan masalah. Sistem pertama yang berorientasi pada informasi disebut Sistem Informasi Manajemen/ SIM (MIS/ Management Information System). Sasaran dari SIM ini adalah memberikan dukungan secara luas kepada seluruh manajer dari suatu unit organisasi.

Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada penelitian ini dapat disimpulkan mengenai SIM (Sistem Informasi Manajemen) bahwa informasi adalah pengolahan data menjadi suatu informasi dengan proses penyaluran data/informasi tersebut terdapat batasan-batasan. Sehingga dalam konteks SIM didapat sebuah domainnya, yaitu komputer. SIM (Sistem Informasi Manajemen) bukan merupakan hal yang baru, karena unsur-unsurnya yang berupa “Sistem”, “Informasi”, & “Manajemen” sering kita gunakan. Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain yang membentuk satu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan. Tujuan yang memberi maksud agar usahanya berjalan dengan lancar.

Kekuatan Penelitian

Kekuatan penelitian ini yaitu penelitian ini baru pertama kali saya dilakukan. Sehingga penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam melakukan penelitian lain dengan topik yang sama, namun dengan metode yang berbeda.

Kelemahan Penelitian

Terdapat beberapa gambar yang tidak terlalu jelas tulisannya/buram

Posting Komentar

0 Komentar